Pelataran Candi Prambanan bersiap menerima sekitar 30 penampil selama tiga hari penuh. Prambanan Jazz Festival 2026 dibuka besok, 3 Juli, dan berjalan hingga 5 Juli dengan jadwal harian sekitar pukul 14.00 hingga 23.00. Ini edisi ke-12 festival yang sejak 2015 menjadikan kompleks candi Hindu abad ke-9 berstatus Warisan Dunia UNESCO sebagai latar panggung utamanya.
Tema "Celebrate The Joy" diterjemahkan penyelenggara Rajawali Indonesia sebagai ajakan mempertemukan tiga generasi dalam satu pelataran. "Prambanan Jazz Festival tahun ini mengeksplorasi harmoni baru dengan menyulap pelataran candi menjadi sebuah ruang tamu yang besar. Sebuah tempat bagi tiga generasi untuk bertemu, berbagi hangat, dan merayakan sukacita bersama," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Prambanan Jazz Festival.
Untuk mewujudkan visi itu, lineup 2026 memadukan nama-nama yang selera musiknya nyaris tidak tumpang tindih: NIKI (R&B/pop global, label 88rising), Michael Learns To Rock alias MLTR (pop-rock Denmark era 1990-an), The Rose dan Xdinary Heroes (K-pop Korea Selatan), Henry Moodie (pop Inggris), dan Joey Alexander (jazz). Di sisi Indonesia: Kahitna, Tulus, KLA Project, Ari Lasso, Maliq & D'Essentials, Letto, Barasuara, Mocca, Yovie & Nuno, Jikustik, Salma Salsabil, Lomba Sihir, dan lebih dari selusin penampil lainnya.
Apa yang berbeda di edisi ke-12?
Pelibatan Eko Nugroho sebagai commissioned artist menjadi pembeda edisi ini dari tahun-tahun sebelumnya. Eko Nugroho adalah alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang dikenal lewat street art, grafiti, dan komik bermuatan kritik sosial; ia juga pendiri Daging Tumbuh, DGTMB, dan Wayang Bocor. Di edisi ke-12 ini, ia mendapat mandat merancang identitas visual festival secara menyeluruh: dari konsep warna dan ritme visual hingga elemen alam yang menjadi bahasa estetika "Celebrate The Joy".
Eko menggambarkan identitas visualnya sebagai ruang yang membumi, menanamkan harapan, dan menyebarkan kebahagiaan bagi manusia dan lingkungan sekitar. Prambanan Jazz 2026 hadir dengan lapisan seni rupa yang posisinya setara dengan musiknya dalam narasi festival.
Mengapa NIKI menjadi headliner Sabtu?
NIKI adalah penyanyi kelahiran Jakarta yang berkarier di Amerika Serikat lewat label 88rising. Tampil sebagai headliner Sabtu 4 Juli, kehadirannya diposisikan sebagai momen kepulangan seorang talenta yang sudah masuk panggung global. "Di tahun ke-12 ini, kami ingin setiap penonton pulang dengan senyuman. NIKI adalah sosok yang tepat untuk merepresentasikan 'Celebrate the Joy', seorang talenta dunia yang membawa kebanggaan dan kebahagiaan luar biasa saat kembali ke rumah," ujar Anas.
MLTR mengisi slot headliner hari pertama, Jumat 3 Juli. Band Denmark yang populer lewat lagu-lagu era 1990-an ini menyediakan lapisan nostalgia bagi penonton di atas 30-an. KLA Project, Kahitna, dan Ari Lasso memperdalam lapisan itu untuk pendengar Indonesia.
Tiga hari festival di tengah libur sekolah
Penyelenggaraan 3-5 Juli bertepatan dengan libur sekolah nasional 2026, yang mendorong lonjakan wisata ke berbagai destinasi. Prambanan Jazz bersaing langsung dengan beragam aktivitas wisata yang ramai dipilih keluarga selama periode ini, termasuk tren museum passport yang sedang naik daun. Festival menawarkan proposisi yang berbeda: satu tiket harian mempertemukan K-pop, nostalgia pop-rock 1990-an, dan jazz akustik di satu lokasi bersejarah.
Dampak langsung terasa di sekitar Sleman dan Klaten. Hotel, transportasi, dan kuliner di koridor Jalan Jogja-Solo berpotensi menyerap lonjakan selama tiga hari. Yogyakarta sudah membuktikan kemampuan event besar menarik ribuan kunjungan lintas provinsi, seperti ketika Jogja Marathon 2026 membawa 10.200 pelari dari 17 negara.
Tiket dan hal-hal yang perlu disiapkan
Tiket dijual per hari melalui tiptip.id dalam tiga kategori: Festival Rp1.150.000, Super Festival Rp2.150.000, dan VIP Jazzmine Rp3.500.000. Tiket festival tidak mencakup tiket masuk kawasan Candi Prambanan; keduanya dibeli terpisah.
Festival berlangsung di area terbuka pada puncak musim kemarau. Penonton yang datang sejak sore akan menghadapi paparan matahari beberapa jam sebelum malam tiba, hal yang perlu diperhitungkan, terutama bagi keluarga dengan anak kecil.
Jadwal lengkap tiap penampil masih dirilis bertahap dan dapat diikuti melalui kanal resmi Rajawali Indonesia.



