Kalasuara - Mahalini Raharja sedang bermain pasir bersama putrinya, Selina, dalam video TikTok yang beredar Selasa, 21 Juli 2026, ketika satu detail di kakinya menyita perhatian warganet: sandal bertali tipis warna merah marun yang oleh Wolipop diidentifikasi sebagai Hermès Miss seharga €970, setara sekitar Rp20,1 juta.
Video di akun @mahaliniiraharja itu juga memperlihatkan suaminya, Rizky Febian, saat keluarga kecil tersebut berlibur ke pantai. Mahalini yang tampil dengan atasan halter dusty pink berdetail lipit, celana lebar putih gading, jam tangan emas, dan anting kecil, sebelum akhirnya duduk bermain pasir sambil berceletuk, "makan makan makaaann." Wolipop menerbitkan laporan pada pukul 08.30 WIB berdasarkan tangkapan video tersebut.
Miss sandal adalah salah satu model dalam koleksi alas kaki Hermès, bertali kulit anak sapi tipis dengan gesper Kelly berukuran mini di bagian depan sebagai penanda khas rumah mode itu. Menurut halaman resmi Hermès, varian Rouge H yang dipakai Mahalini memiliki sol dan tepian kulit merah senada, tumit setinggi 0,6 sentimeter, dan diproduksi di Italia.
Mengapa sandal sederhana ini menjadi sorotan?
Sandal itu menarik perhatian karena bentuknya nyaris tak berbeda dari sandal jepit biasa, sementara harganya menembus Rp20 juta dan menyimpan satu penanda kemewahan yang hanya dikenali orang yang memahami kode visual Hermès: gesper mini Kelly di bagian depan tali. Kontras antara momen sehari-hari, orang tua bermain pasir dengan anaknya, dan barang bernilai puluhan juta rupiah itulah yang membuat unggahan santai berubah jadi bahan pemberitaan.
Kenaikan harga yang tak berdiri sendiri
PurseBop mencatat Miss sandal diluncurkan untuk musim semi/panas 2026 dengan harga €950, sebelum naik menjadi €970, kenaikan 2,1 persen hanya dalam tahun peluncurannya sendiri. Dengan kurs implisit dari konversi Wolipop, selisih €20 itu setara sekitar Rp414 ribu.
Kenaikan itu bukan kasus tunggal. Pada periode yang sama, PurseBop mencatat harga Oran naik dari €625 menjadi €635, Oasis dari €675 menjadi €690, dan Chypre dari €760 menjadi €790. Sandal yang memicu sorotan pada penampilan Mahalini, dengan kata lain, ikut naik harga bersamaan dengan sebagian besar lini sandal Hermès sepanjang 2026.
Apakah Rp20,1 juta harga resmi di Indonesia?
Tidak. Angka itu adalah konversi Wolipop dari harga resmi Eropa €970, bukan harga ritel yang berlaku di gerai Hermès Indonesia. Nilai rupiah bergerak mengikuti kurs harian dan belum tentu memasukkan pajak atau biaya transaksi lintas negara, sehingga harga akhir yang dibayar pembeli di Indonesia bisa berbeda dari angka konversi tersebut.
Video juga tidak memastikan dari mana atau bagaimana sandal itu diperoleh. Yang dapat dipastikan hanya spesifikasi dan harga pada katalog resmi Hermès, serta identifikasi model yang dipublikasikan Wolipop berdasarkan kemiripan visual.
Aksesori sebagai bahasa, atau formula yang membosankan?
Penampilan Mahalini kerap dibaca lewat kacamata quiet luxury: warna netral, potongan longgar, dan detail merek yang baru terlihat dari jarak dekat. Estetika semacam ini kerap dipuji sebagai kecanggihan yang tak butuh logo besar untuk dikenali.
Namun tidak semua orang sepakat. Jonathan Anderson, direktur kreatif Dior, justru punya pandangan berlawanan. Dalam wawancara dengan Esquire, ia menyebut quiet luxury sebagai konsep yang menjemukan dan menyesakkan, menyamakannya dengan karbon monoksida. "I find quiet luxury a very stifling, boring concept. It's like carbon monoxide," ujarnya. Kritik itu menunjukkan bahwa minimalisme berharga puluhan juta bukan kategori netral: bisa dibaca sebagai kecanggihan halus, bisa juga sebagai formula yang kehilangan keberanian.




Komentar