Dua Pertiga Stimulus Semester II-2026 Tersedot Bantuan Beras
Dari Rp 26,34 triliun paket delapan kebijakan pemerintah mulai Juli, Rp 18 triliun mengalir ke bantuan beras. Ekonom menyebut ini sebagai bantalan, bukan mesin pertumbuhan.
Liputan makroekonomi Indonesia: kebijakan fiskal dan moneter, APBN, inflasi, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan yang membentuk arah ekonomi nasional. Semua sudah melewati pemeriksaan fakta.
Dari defisit anggaran, stimulus, hingga gejolak rupiah dan harga energi, subkanal Makroekonomi merangkum konteks di balik angka. Telusuri analisis terbaru di bawah ini.
Dari Rp 26,34 triliun paket delapan kebijakan pemerintah mulai Juli, Rp 18 triliun mengalir ke bantuan beras. Ekonom menyebut ini sebagai bantalan, bukan mesin pertumbuhan.
Pemerintah menunda insentif motor listrik untuk kedua kalinya, kini ke Agustus 2026. Airlangga sebut masih dikaji, sementara pasar menahan pembelian.
Diskon 30% kereta dan kapal berlaku sejak Sabtu 20 Juni, PPN DTP pesawat Rp472,7 miliar atau sekitar 2,5 kali lipat anggaran diskon darat-laut libur sekolah.
Pemerintah klaim kenaikan Pertamax 32 persen aman bagi inflasi, tapi tekanan daya beli kelas menengah mengalir lewat kanal yang tak terbaca indeks harga.
Defisit APBN Mei 2026 melonjak 763% menjadi Rp180,4 triliun. Purbaya sebut fiskal aman, tapi belanja tumbuh dua kali laju pendapatan bikin ekonom waspada.
Purbaya temukan 3.000 kontainer antre di Tanjung Priok dan perintahkan Bea Cukai kerja 24 jam, tapi 17.835 kontainer longstay ungkap masalah yang lebih dalam.
Studi ekonomi pada skala agregat — pertumbuhan, inflasi, pengangguran, kebijakan fiskal dan moneter — bukan keputusan satu rumah tangga atau perusahaan.
Ya. Angka APBN, inflasi, dan nilai tukar diverifikasi pada tahap pemeriksaan fakta sebelum editor menerbitkan.
—